Analisis Pro-Kontra Full Day Scholl
August 14, 2017
Add Comment
Oleh: Abd. Rohim*
Akhir-akhir ini media di hebohkan dengan permendikbud yaitu Full Day School (FDS).
Yang menuai kontrofersial dikalangan ulama, politisi, dan masyarakat.
Maka pengertian FDS adalah proses belajar mengajar seharian, mulai pkl 06.30-15.00 wib. Dengan wacana ini menuai pro dan kontra.
Pro : Dengan terealisasinya FDS akan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air, namun apakah kualitas pendidikan hanya bisa diperoleh dari penambahan waktu saja?.
Kontra : FDS akan membunuh eksistensi pendidikan madrasah yang telah berdiri sejak lama sebelum lahirnya Indonesia dan menjadi bagian dari perjuangn kemerdekaan. Dewasa ini madrasah menjadi wadah penempa karakter kerelegiusan yang dilaksanakan setelah dluhur. Sehingga FDS sangat mengancam terkuburnya madrasah diniyah, apalagi Pondok-pondok pesantren yang notabene Menekankan pada pendidikan agama sehingga FDS akan mempersulit pondok pesantren dalam merealisasikan kegiatan/program pondok pesantren yang telah menjadi tradisi sejak prakemerdekaan indonesia.
*Aktivis PMII Kampus UIM pamekasan.
(Kontributor Mahasiswa Bergerak)

0 Response to "Analisis Pro-Kontra Full Day Scholl"
Post a Comment