Bangga dan cemas deklarasi rayon sains dan teknologi UINSA
November 13, 2017
Add Comment
Pada tanggal 10 november bertepatan dengan hari pahlawan, fakultas sains dan teknologi(saintek) universitas islam negeri sunan ampel Surabaya(UINSA) melaksanakan pelantikan pengurus rayon sekaligus deklarasi rayon pertama kali(10/11)
Pelantikan sekaligus deklarasi yang dilaksanakan di auditorium UINSA disaksikan sekitar 117 kader PMII dari keseluruhan fakultas, juga di hadiri semua elemen dosen sains dan teknologi. Deklarasi dibacakan oleh ketua PC sahabat Fathurrozi dari universitas merdeka Surabaya.
Menariknya, dalam deklarasi rayon saintek, jajaran kepengurusan yang dilantik tidak hanya dari fakultas saintek, melainkan berasal dari fakultas se UINSA, seperti FDK, FEBI, FUF, FSH, FAH, FTK, FISIP, Psikologi, dan Saintek sendiri ikut serta mengisi kekosongan kepengurusan. Partisipasi fakultas lain dalam Kepengurusan rayon saintek sebagai bentuk dukungan berdirinya rayon disetiap fakultas di UINSA.
Ulfa sebagai ketua rayon dalam sambutannya bercerita. PMII lambat berkembang di fakultas saintek, karena mayoritas mahasiswa di fakuktasnya menganggap PMII organisasi ekstrim yang sering demo dan merusak fasilitas kampus
Tanggapan ketua komisariat sahabat fais muhibbin, terhadap anggapan ekstrimisme mahasiswa saintek, adanya pemahaman seperti itu, karena PMII dilihat dari sisi luarnya saja, untuk menghilangkan tanggapan negatif mahasiswa saintek terhadap PMII, rayon fakultas saintek harus menerapkan dan melestarikan nilai keaswajaan, untuk menangkal faham ekstrim dan radikal.
Sedangkan rasa bangga dan sedih dengan deklarasi rayon saintek disampaikan ketua pengurus cabang(PC) Surabaya, sahabat Fathurrozi. Bangga karena mahasiswa UINSA menjadi promotor adanya dukungan berdirinya rayon, dan merasa sedih jika nantinya, rayon saintek tidak mampu berjalan secara maksimal, karena akan mencidrai kepengurusan yang lain.
Yusuf Amrozi ketua jurusan teknologi berharap dari deklarasi rayon saintek, agar mahasiswa saintek mampu meneguhkan nilai ketakwaan kepada alloh SWT dan berintelektual, sehingga melahirkan islam muda yang ahlussunnah wal jamaah. Dengan itu, mahasiswa saintek memiliki dasar yang kuat untuk memfilterisasi bibit-bibit paham radikal. Pungkasnya sambil beranjak dari tempat duduknya.
Kontributor: Abbas
(kontributor mahasiswa bergerak)

0 Response to "Bangga dan cemas deklarasi rayon sains dan teknologi UINSA "
Post a Comment