ZAMAN NOW; ISTILAH HILANGNYA IDENTITAS BANGSA.
November 06, 2017
Add Comment
Oleh: Kholili*
Semakin pesat kemajauan tekhnologi maka akses mengetahui informasi begitu gampang dan mudah, sehingga banyak istilah baru yang sebenarnya sudah memporak porandakan tatanan Negara dengan istilah kebarat_baratan atau yang dikenal serangan westernisasi, bahasa indonesia sebagai identitas tiba_tiba di tinggalkan begitu mudah, dengan mengikuti perkembangan zaman dan trend istilah yang tidak tau asal muasalnya.
Kalau boleh saya jujur saya sangat risih dan sebel ketika para fiqur publik mengunakan istilah_istilah tersebut misalnya "pemimpin now", "santri now" dan lain sebagainya, saya kira orang_orang yang memakai istilah tersebut sudah tidak lagi cinta bahasa Negara ini Dia lebih suka dan memilih istilah bahasa tetangga yang dianggap keren dan bahasa Indonesi kuno.
Bagi anak bangsa yang sudah kenal dunia tekhnologi dengan aksea gedget maka ia tidak asing mendengarkan dan membaca istilah '"jaman now" diberbagai website, sehingga perlu kiranya kita menilisik asal usul atau asbabun Nuzul tersebut, kalau dalam teori linguistik bahwa muatan tesk itu tidak akan terlepas dari sosio kultural sehingga kita yang berpengetahuan punya kewenangan melacak lahirnya istilah bahasa tersebut.
Munculnya istilah "Jaman Now" diberbagai media yang kini sedang viral awalnya diunggah oleh akun palsu dengan nama Seto Mulyadi. Ketika saya telisik sang pembuat istilah tersebut ia sang pemerhati psikolog anak dan juga ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia.
Dimana muatan istilah tersebut sebagai landasan teoritis untuk mengeritik tingkah pola anak Zaman sekarang. Sehingga muncul istilah "Kids Jaman Now". Namun pergantian hari istilah tersebut semakin viral dan dirangkai dengan kalimat "jaman".
Sedangkan dua term tersebut berasal dari bahasa ingris "kids" dan "Now" yang berarti anak dan sekarang, yang mana munculnya istilah tersebut sebagai simbol rosaknya moral anak bangsa, yang hanya menyibukan diri dengan gaya hidup mewah (hedonisme), sedangkan Negara ini masih dalam carut marutnya dunia politik gempar gempor dengan klaim kebenaran antar golongan.
Perkembangnya waktu istilah "kidz Now" ini di rangkai dengan istilah "jaman" dan "Now" indo yang kebarat_baratan, tentu ini sudah merubah tatanan yang baik sehingga menyakit semua elmens sedangkan kedaulatan bangsa dan nasionaliame itu mencintai dan menyeragamkan bahasa kita bukan mengubah dengan istilah yang merubah tatanan bahasa yang baik.
Semua elmens masyarakat Indonesia saat ini ramai mengunakan istilah kebarat_baratan tersebut, yang dianggap sebagai istilah keren. Mereka lupa terhadap amanat bangsa kita dalam melestarikan dan membudayakayan bahasa satu (bahasa indonesia) yang tertara dalam sumpah pemuda tentang identitas bangsa.
*Penulis adalah Mahasiswa Uinsa Surabaya sekaligus sebagai kordinator keilmuan Forum Komunkasi Tafsir Hadist Indonesia.

0 Response to "ZAMAN NOW; ISTILAH HILANGNYA IDENTITAS BANGSA."
Post a Comment