Hapus sikap apatis Mahasiswa, dengan aksi peduli Pacitan.
December 17, 2017
Add Comment
Puluhan mahasiswa, PK (Pengurus Komisariat) PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Taswirul Afkar Surabaya gelar aksi peduli Pacitan di perempatan lampu merah Jl. Kapasan dan Jl. Tugu Pahlawan sejak Sabtu-Minggu, 16-17 Desember 2017.
Dalam aksi ini merupakan bentuk implimentasi dari UUD 1945, Pancasila, NDP (Nilai Dasar Pergerakan) dan Ahlussunnah wal jamaah sebagai kiblat mahasiswa pergerakan PMII. Sehingga tak heran Panitia Pelaksana menyatakan statement kepada kami (dialekkita) sebagai berikut :
"Aksi ini bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana banjir dan longsor di Pacitan, saling tolong-menolong dan bahu-membahu sesama manusia". Ungkap ketua panitia dan sekretaris panitia, Azmi dan Hannan.
Kemudian ketua Komisariat PMII Taswir Surabaya juga andil berkomentar mengenai aksi peduli Pacitan, bahwasannya Aksi ini tak lain untuk bagaimana cara menghilangkan sedikit demi sedikit sikap apatis (acuh tak acuh) Mahasiswa umumnya.
"Marilah tumbuhkan sikap solidaritas kita dengan saling tolong-menolong karena jika demikian maka, secara perlahan sikap apatis akan terhapus secara otomatis". Seru Mukarromah dalam orasinya.
Dia juga mengungkapkan ini adalah upaya membangun pentingnya kebersamaan. Pepatah mengatakan berat sama dipikul dan ringan sama di jinjing. Masyarakat kota pacitan yang tertimpa banjir dan longsor bukan hanya membutuhkan doa, tapi mereka juga sangat membutuhkan sumbangan material.
"Satu ons aksi lebih berharga dari pada satu ton teori". Kata Korlap aksi, Syaifudin.
Kontributor: Taufik



0 Response to "Hapus sikap apatis Mahasiswa, dengan aksi peduli Pacitan."
Post a Comment