Kaprodi Manajemen FEBI UINSA Cederai Demokrasi Mahasiswa
December 15, 2017
1 Comment
Kaprodi Manajemen diminta agar tidak mencederai demokrasi mahasiswa dalam pemilu raya mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya. Selama ini Mahasiswa selalu diajarkan agar semangat demokrasi, tapi akan sangat berbeda praktiknya jika ada yang mengintervensi.
Kamis (14/12/17) Mahasiswa Prodi manajemen mengikuti acara musyawarah keluarga besar Prodi manajemen bertempat di wisma bahagia UINSA yang dipelopori oleh sebagian mahasiswa, akan tetapi Ketua HIMAPRODI Manajemen selaku pimpinan tertinggi mahasiswa di prodi manajemen tidak mengetahui akan acara tersebut, bahkan tidak mengetahui mekanisme dan acara apa saja yang akan dilaksanakan didalam nya.
Hal ini makin menguatkan bukti bahwa didalam acara tersebut ada penetapan dan penjaringan ketua himaprodi manajemen, padahal dalam regulasi pemilihan ketua himaprodi wajib mengikuti tata cara dan hukum yang sudah disepakati dan dibuat oleh Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas dan Universitas.
"saya pribadi tidak tau acara ini, karena tidak ada laporan maupun komunikasi dari pihak terkait. Oleh karnanya, saya tidak merestui acara ini" ujar Rifky selaku ketua Himaprodi Manajemen.
Acara tersebut dihentikan sejenak ditengah perjalanan karena ada beberapa kericuhan dan kerancuan diluar gedung acara. Terlihat beberapa mahasiswa memberikan pertanyaan dan protes keras kepada Kaprodi manajemen. Bahkan terlihat juga Ketua Senat Mahasiswa Universitas yang juga memberikan protes keras.
SEMA universitas mencium gelagat Kaprodi Manajemen telah melakukan intervensi. Dan itu jelas tidak dibenarkan ditengah-tengah pembelajaran demokrasi mahasiswa. SEMA UINSA Mengecam perlakuan Kaprodi Manajemen karena ikut campur bahkan sampai mengintervensi dan mencederai demokrasi mahasiswa.
"Seharusnya Kaprodi itu mengerti akan arti demokrasi dikalangan mahasiswa, bukan malah mengintervensi bahkan mencederai demokrasi mahasiswa" ujar Said selaku Sema universitas.
"ini sudah jelas ada politik licik yang mencoba mencederai demokrasi mahasiswa prodi manajemen, karena secara regulasi struktural dan secara hukum yang berlaku dan yang ditetapkan oleh Senat Mahasiswa UINSA bahwa semua jurusan yang ada di UINSA harus mengikuti seluruh mekanisme yang berlandaskan Hukum di UINSA" ujar Lukman selaku mahasiswa FEBI.
Tidak ketinggalan, Presiden Mahasiswa UINSA juga memberikan komentar. "seharusnya kaprodi manajemen harus lebih dewasa berfikir bukan malah membuat spekulasi spekulasi dikalangan mahasiswa" ujar Zaen selaku DEMA UINSA.
Atas kejadian tersebut, seluruh organ intra kampus yang terdiri dari Senat Mahasiswa dan Dewan Eksekutif Mahasiswa dan juga mahasiswa mendesak Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fak. Ekonomi dan Bisnis Islam FEBI agar secepatnya menyelesaikan masalah ini dan mengambil sikap tegas atas ketidak profesionalannya Kaprodi Manajemen. Jika tidak, SEMA dan DEMA UINSA akan mengambil langkah tegas sendiri atas segala unsur yang mencederai demokrasi mahasiswa.
Kontributor: Zie

Kalau nulis yang bener ya, yang sesuai dong, jangan diselewengkan
ReplyDelete