Persahabatan, Ikatan, dan Alumni
March 23, 2018
Add Comment
Dalam definisi lain temukan sebuah kata ekspresif yang sering bergandingan dalam penamaan sebuah hubungan, yaitu kita kenal "Ikatan". Keduanya sering digunakan dalam sebuah hubungan dengan penempatan ekspresi yang berbeda.
Dalam sebuah hubungan istimewa banyak ditemukan, ikatan muncul dari kesepakatan dari beberapa orang yang terlibat dalam perkumpulan disebuah organisasi, komunitas, dan peguyuban dengan kesamaan tujuan. Persahatan justru banyak hadir dalam jumlah personel cenderung lebih sedikit dalam hubungan yang dibangun dengan mengedepankan ekspresi persepsi.
Dalam konteks yang sampai pada kenyataan hari ini. Apakah kemudian organisasi bisa menampung persepsi dan tujuan yang begitu berat dan banyak itu? Jawaban saya bisa, dengan ikatan dan persahabatan kita rekatkan sebuah hubungan. Dari itulah kedua nama persahabatan dan ikatan sering kita jumpai dalam penamaan sebuah organisasi atupun komunitas - komunitas dimasyarakat, tentu agar menjadi doa dan pada kedalaman maknanya bisa menjadi kesadaran.
Keresahan lain banyak ditemukan, sebuah perkumpulan sekelompok atau segelintir orang tak jua menemukan keakraban dan kebersamaan oleh karena tujuan tak bisa bersatu dan persepi tak menyatuh. Barangkali inilah kenyataan, bertemu tak bercakap, berkumpul tak saling mengenal. Persepsi sudah bukan soal tujuan, tujuan menjadi ikut persepsi masing-masing. Persahabatan tak bisa diikat bersama, ikatan didalamnya tak ada persahabatan. Kenalilah !
NGOPI
Anti menstrim Freming, wadah sederhana diciptakan dengan sengaja mengedepankan keakraban. Tak hanya disitu, ngopi bisa meruntuhkan kekuatan persepsi pembusukan tujuan, baik dari pihak bercakap dan pihak lain sebagai pengamat.
Jika lama tak bertemu, ngopilah. Jika jalan baru tak mempertemukan tujuan lama, ngopilah. Jika tak bisa serius menjadi person yang mengurus atau sebaliknya menjadi terurus, ngopilah. Bersama kopi disitulah kembalikan tawa dari kelucuan masa lalu, tertawalah. Mungkin, ikatan dan persahabatan akan mesra usai dari jarak panjang yang ditempuh setelah sebelumnya lahir dari kandang yang sama bisa memberikan kualitas sebagai alumni.
Jangan! Keirian dan kedengkian terus dirawat oleh luka masa lalu, atau luka baru sebagai pesaing terberat masa depannya. Mininal memberikan support dan penghargaan kepada sesama alumni adalah bentuk kepedulian antar sesama manusia, lebih dari itu sebagai sesama alumni. Mungkin sekali lagi, ikatan dan persahabatan sebagai alumni kembali merajut tujuan yang sama dengan kekuatan lebih besar, toh tujuan saja belum tentu mengantarkan keberhasilanmu, apalagi tidak!? Ngopilah.
Semoga sukses kak wildan, semoga dilancarkan disertasinya sehingga bisa jadi doktor berkualitas.
~ Siddiqurrohman abad arz
#ngopidinihari #nulisngantuk #dialekkita

0 Response to "Persahabatan, Ikatan, dan Alumni"
Post a Comment