Inilah Esai Sahabati dini kader PMII Pertanian UPN Cabang Surabaya. For festival Muslimah Gresik 2017
May 01, 2017
Add Comment
NYAI AGENG PINANTIH SEBAGAI AKTUALISASI ROLE MODEL MUSLIMAH HARI INI
Oleh: Nur Maulidini*
Kedaulatan dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab
“daulah” atau “daulat” yang berarti kekuasaan atau dinasti pemerintahan, dalam
bahasa Inggris yang juga disamakan dengan kata souvereiniteit, souvereinet dan
sovranus, yang mana kata-kata tersebut berasal dari bahasa Latin superanus yang
berarti tertinggi, atau dalam pustaka lain diartikan sebagai raja kepala negara
yang tertinggi. Dalam hukum
konstitusi dan internasional, konsep kedaulatan terkait dengan suatu
pemerintahan yang memiliki kendali penuh urusan dalam negerinya sendiri dalam
suatu wilayah atau batas teritorial atau geografisnya, dan dalam konteks
tertentu terkait dengan berbagai organisasi atau lembaga yang memiliki
yurisdiksi hukum sendiri.
Kedaulatan adalah suatu hak eksklusif dalam hal kekuasaan
suatu wilayah pemerintahan, masyarakat, atau atas diri sendiri. Dalam hal ini
ada dua teori mendasar yaitu berdasarkan pemberian dari Tuhan atau Masyarakat. Jadi
kedaulatan juga tidak hanya dalam hal pemerintahan. Daulat dalam kiprahnya
seseorang dalam suatu wilayah tertentu dan kemudaian dikontruksi oleh
lingkungan dan pemberian oleh suatu masyarakat juga sah dikategorikan sebagai
seorang yang berdaulat.
Sebagian besar tokoh tokoh yang ada di gresik mempunyai
kedaulatan tersendiri. Seperti halnya tokoh Muslimah satu ini, yaituNyai Ageng Pinatih, Sang Khadijah Ra gresik yang juga dalam
hidupnya mempunyai banyak kisah yang patut dijadikan contoh untuk masyarakat
muslimah yang ada di gresik.Seorang perempuan
yang sangat berjasa karena dialah ibu angkat yang mengasuh dan membesarkan
sekaligus mendidik Raden Paku atau Sunan Giri.Beliau sangat ikhlas mengasuh dan mendidik Raden Paku atau Sunan Giri.
Tidak hanya itu beliau juga mempunyai usaha yang begitu
besar di bidang kedaulatan ekonomi rakyat yaitu
didunia perdangangan. Nyai
Ageng Pinatih yang juga dikenal
dengan Nyai Tandes adalah seorang saudagar kaya yang sangat dihormati oleh
Raja, terbukti dari pengangkatannya sebagai Syahbandar Gresik.Kiprah beliau dimasanya sudah sangat terkenal sebagai pemilik beberapa
kapal dagang,
eksistensi dan ekspansi dalam manajemen dan kepemimpinannya sudah menyebar
keberbagai penjuru.Menurut Oemar Zainuddin
dalam buku Kota Gresik 1896-1916 Sejarah Sosial Budaya Dan Ekonomi (Penerbit
Ruas), Nyai Ageng Pinatih adalah
perempuan pertama di Nusantara yang tugasnya pada zaman kesultanan memungut bea
cukai dan mengawasi pedagang asing, kalau hari inibisa kita analogikakan seperi ibu Sri Mulyani sebagaiMenteri Keuangan RI
dan Dirktur Pelaksana Bank Dunia.
Jasa yang begitu besar itu kemudian sudah sepatutnya
menjadi tauladan bagi kaum perempuan atau Muslimah gresik khususnya untuk juga
tidak hanya mendekap dibawah ketiak laki laki bahwa ruang publik, sosial,
ekomoni,budaya dan politik juga akan menjadi mungkin untuk menjadikan seorang muslimah
berkiprah dijalan kemanfaatan. Meski disisi lain muslimah harus bisa menjadi
seorang ibu tetapijuga harus mampu menjadi sosok perempuan yang tangguh, dan optimis
dalam peran perubahan sosial kemasyarakatan karena berbicara tugas logistik
dalam rumah tangga bukan hanya menjadi tugas seorang perempuan.
Dari potret
sejarah ketokohanNyai Ageng Pinatih yang juga bisa diambil untuk para muslimah
yaitu sebagai muslimah kita harus bisa menjadi sosok perempuan yang terampil
dalam mengaktualisasikan Soft Skill (bakat
dan minat) nya. Tidak hanya terfokus pada satu capaian khususnya capaian yang
untuk eksistensi dirinya sendiriakan tetapi bisa memilah kefokusan pada kebutuhan
lain untuk lingkungan kita yaitu dengan apapun yang kita bisa. Karena kita
tidak ditakdirkan berbeda dengan jenis ciptaanNya yang lain dalam hal
pengetahuan dan pengalaman.
Kalau menurut saya hal juga penting untuk kita
refleksikan yaitu cara menerapkan sikap seperti sosok Nyai Ageng Pinatih yang
utama sehingga juga mampu berdaulat secara pribadi dan di ruang publik yaitu ikhlas dan niat kuat dalam menjalankan segala
sesuatu yang bernilai kebaikan. Karna awal dari segala capaian kesuksesan
seseorang dengan keinginan keinginan besarnya berawal dari hal yang kita anggap
kecil ataui sepele yaituniat dan keiklasan. Pentingnya niat untuk diri sendiri
yakni dapat menjadikan kita yakin akan tercapainya hal yang kita tuju. Dan
pentingnya ikhlas untuk diri sendiri yakni dapat membuat kita lebih tidak
terbebani untuk melakukan hal yang terbaik dalam kebaiakan.
Ada beberapa hal penting dalam kesimpulan yang bisa saya
sampaikan dalam tulisan ini, anatara lain:
1.
Bahwa
dibalik seorang lelaki yang hebat ada perempun yang hebat. Maka perhatian untuk
seorang muslimah hari ini tidak bisa kita sepelekan ruang ekspresinya.
2.
Seorang
ibu yang hebat adalah pendidik terbaik untuk anaknya, peran seorang muslimah
dalam menjaga dan mendidik perkembangan anaknya harus lebih dari, keluarga yang
lainnya, pembantu dan guru yang hanya ketemu diruang belajar terbatas.
3.
Ekonomi
keluarga dan negara bukan hanya tugas seorang lelaki tetapi muslimah hari ini
juga di tuntut ambil peran dalam penguatan prekonomian keluarga dan negara
untuk terciptanaya masyarakat yangs sejahtera.
4.
Seorang
Muslimah harus menjadi Role Model (Contoh
yang baik)bagi muslimah lain dilingkungannya dimanapun berada.
5.
Sebuah
keterpurukan diskriminatif adalah hal yang bisa kita lawan dengan perjuangan
kuat yang dimunculkan oleh keihlasan.
6.
Keterbelakangan
edukatif harus adalah ruang doktrin kenyamanan yang harus dirubah melalui peran
produktif perempuan dalam profesinya masing masing.
7.
Jadilah
Muslimah yang beritegritif, ekspresif dan inspiratif untuk mencapai perubahan
yang maksimal sebagai muslimah yang lebih baik sehingga bis membawa
kebermanfaata bagi dirinya sendiri dan orang lain.
8.
Niat
yang kuat akan menuntukan hasil yang hebat, dan perjungan yang berat akan
menjadikan hasil yang berdaulat.
9.
Nyai
Ageng Pinatih adalah semangat ketauladanan yang bisa kita aktualisaikan dalam
diri seorang muslimah hari ini dengan eksplor kreatifitas dan ekspresi sesuai
dengan kebutuhan hari ini.
Itulah beberapa yang bisa saya sampaikan. Semoga muslimah
hari ini bisa mengambilperannya dibeberapa bidang strategis karena muslimah
hari ini seharusnya bukan hanya diam tetapi harus juga terlibat melihat
beberapa kenyataan dan tantangan diluar. Seperti kutipan dariNajwa Shihab ” Banyak yang ingin jadi bintang di layar kaca,
bahkan jadi obsesi dan cita-cita. Padahal tak mudah berperan di depan kamera,
harus mengatasi berbagai dilema” dan juga ada kalimat menarik dari Marilyn Monroe “Dibalik Mackup dan
dibelakang senyum saya hanya perempuan yang bedoa untuk dunia”. Dan sudah
banyadalam catatan sejarah dunia bahwa perempuan muslimah yang telah berkiprah
di ruang publik juga sangat banyak, seperti keteladanan yang diberikan oleh Sitti Aisyah
Ra istri rasulullah, dengen kecerdasannya, Sitti Fatimah Azzahro Ra, putri rasullah dengan kebijaksanaan dalam
keluarganya, seperti Sitti Muawiyah Ra
dalam kelihaian dalam kepemimpinanannya, seperti Sitti KhodijahRayang sangat berperan dalam dakwah islam pertama
kalinya dengan kekayaan dan perjuangannya.
*Penulis adalah kader PMII Pertanian Komisariat UPN Cabang Surabaya.

0 Response to "Inilah Esai Sahabati dini kader PMII Pertanian UPN Cabang Surabaya. For festival Muslimah Gresik 2017"
Post a Comment