-->

Inilah Esai Sahabati dini kader PMII Pertanian UPN Cabang Surabaya. For festival Muslimah Gresik 2017

NYAI AGENG PINANTIH SEBAGAI AKTUALISASI ROLE MODEL MUSLIMAH HARI INI

Oleh: Nur Maulidini*


Kedaulatan dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab “daulah” atau “daulat” yang berarti kekuasaan atau dinasti pemerintahan, dalam bahasa Inggris yang juga disamakan dengan kata souvereiniteit, souvereinet dan sovranus, yang mana kata-kata tersebut berasal dari bahasa Latin superanus yang berarti tertinggi, atau dalam pustaka lain diartikan sebagai raja kepala negara yang tertinggi. Dalam hukum konstitusi dan internasional, konsep kedaulatan terkait dengan suatu pemerintahan yang memiliki kendali penuh urusan dalam negerinya sendiri dalam suatu wilayah atau batas teritorial atau geografisnya, dan dalam konteks tertentu terkait dengan berbagai organisasi atau lembaga yang memiliki yurisdiksi hukum sendiri.

Kedaulatan adalah suatu hak eksklusif dalam hal kekuasaan suatu wilayah pemerintahan, masyarakat, atau atas diri sendiri. Dalam hal ini ada dua teori mendasar yaitu berdasarkan pemberian dari Tuhan atau Masyarakat. Jadi kedaulatan juga tidak hanya dalam hal pemerintahan. Daulat dalam kiprahnya seseorang dalam suatu wilayah tertentu dan kemudaian dikontruksi oleh lingkungan dan pemberian oleh suatu masyarakat juga sah dikategorikan sebagai seorang yang berdaulat. 

Sebagian besar tokoh tokoh yang ada di gresik mempunyai kedaulatan tersendiri. Seperti halnya tokoh Muslimah satu ini, yaituNyai Ageng Pinatih, Sang Khadijah Ra gresik yang juga dalam hidupnya mempunyai banyak kisah yang patut dijadikan contoh untuk masyarakat muslimah yang ada di gresik.Seorang perempuan yang sangat berjasa karena dialah ibu angkat yang mengasuh dan membesarkan sekaligus mendidik Raden Paku atau Sunan Giri.Beliau sangat ikhlas mengasuh dan mendidik Raden Paku atau Sunan Giri.

Tidak hanya itu beliau juga mempunyai usaha yang begitu besar di bidang kedaulatan ekonomi rakyat yaitu didunia perdangangan. Nyai Ageng Pinatih yang juga dikenal dengan Nyai Tandes adalah seorang saudagar kaya yang sangat dihormati oleh Raja, terbukti dari pengangkatannya sebagai Syahbandar Gresik.Kiprah beliau dimasanya sudah sangat terkenal sebagai pemilik beberapa kapal dagang, eksistensi dan ekspansi dalam manajemen dan kepemimpinannya sudah menyebar keberbagai penjuru.Menurut Oemar Zainuddin dalam buku Kota Gresik 1896-1916 Sejarah Sosial Budaya Dan Ekonomi (Penerbit Ruas), Nyai Ageng Pinatih adalah perempuan pertama di Nusantara yang tugasnya pada zaman kesultanan memungut bea cukai dan mengawasi pedagang asing, kalau hari inibisa kita analogikakan seperi ibu Sri Mulyani sebagaiMenteri Keuangan RI dan Dirktur Pelaksana Bank Dunia.

Jasa yang begitu besar itu kemudian sudah sepatutnya menjadi tauladan bagi kaum perempuan atau Muslimah gresik khususnya untuk juga tidak hanya mendekap dibawah ketiak laki laki bahwa ruang publik, sosial, ekomoni,budaya dan politik juga akan menjadi mungkin untuk menjadikan seorang muslimah berkiprah dijalan kemanfaatan. Meski disisi lain muslimah harus bisa menjadi seorang ibu tetapijuga harus mampu menjadi sosok perempuan yang tangguh, dan optimis dalam peran perubahan sosial kemasyarakatan karena berbicara tugas logistik dalam rumah tangga bukan hanya menjadi tugas seorang perempuan.

 Dari potret sejarah ketokohanNyai Ageng Pinatih yang juga bisa diambil untuk para muslimah yaitu sebagai muslimah kita harus bisa menjadi sosok perempuan yang terampil dalam mengaktualisasikan Soft Skill (bakat dan minat) nya. Tidak hanya terfokus pada satu capaian khususnya capaian yang untuk eksistensi dirinya sendiriakan tetapi bisa memilah kefokusan pada kebutuhan lain untuk lingkungan kita yaitu dengan apapun yang kita bisa. Karena kita tidak ditakdirkan berbeda dengan jenis ciptaanNya yang lain dalam hal pengetahuan dan pengalaman.

Kalau menurut saya hal juga penting untuk kita refleksikan yaitu cara menerapkan sikap seperti sosok Nyai Ageng Pinatih yang utama sehingga juga mampu berdaulat secara pribadi dan di ruang publik  yaitu ikhlas dan niat kuat dalam menjalankan segala sesuatu yang bernilai kebaikan. Karna awal dari segala capaian kesuksesan seseorang dengan keinginan keinginan besarnya berawal dari hal yang kita anggap kecil ataui sepele yaituniat dan keiklasan. Pentingnya niat untuk diri sendiri yakni dapat menjadikan kita yakin akan tercapainya hal yang kita tuju. Dan pentingnya ikhlas untuk diri sendiri yakni dapat membuat kita lebih tidak terbebani untuk melakukan hal yang terbaik dalam kebaiakan.

Ada beberapa hal penting dalam kesimpulan yang bisa saya sampaikan dalam tulisan ini, anatara lain:
1.      Bahwa dibalik seorang lelaki yang hebat ada perempun yang hebat. Maka perhatian untuk seorang muslimah hari ini tidak bisa kita sepelekan ruang ekspresinya.
2.      Seorang ibu yang hebat adalah pendidik terbaik untuk anaknya, peran seorang muslimah dalam menjaga dan mendidik perkembangan anaknya harus lebih dari, keluarga yang lainnya, pembantu dan guru yang hanya ketemu diruang belajar terbatas.
3.      Ekonomi keluarga dan negara bukan hanya tugas seorang lelaki tetapi muslimah hari ini juga di tuntut ambil peran dalam penguatan prekonomian keluarga dan negara untuk terciptanaya masyarakat yangs sejahtera.
4.      Seorang Muslimah harus menjadi Role Model (Contoh yang baik)bagi muslimah lain dilingkungannya dimanapun berada.
5.      Sebuah keterpurukan diskriminatif adalah hal yang bisa kita lawan dengan perjuangan kuat yang dimunculkan oleh keihlasan.
6.      Keterbelakangan edukatif harus adalah ruang doktrin kenyamanan yang harus dirubah melalui peran produktif perempuan dalam profesinya masing masing.
7.      Jadilah Muslimah yang beritegritif, ekspresif dan inspiratif untuk mencapai perubahan yang maksimal sebagai muslimah yang lebih baik sehingga bis membawa kebermanfaata bagi dirinya sendiri dan orang lain.
8.      Niat yang kuat akan menuntukan hasil yang hebat, dan perjungan yang berat akan menjadikan hasil yang berdaulat.
9.      Nyai Ageng Pinatih adalah semangat ketauladanan yang bisa kita aktualisaikan dalam diri seorang muslimah hari ini dengan eksplor kreatifitas dan ekspresi sesuai dengan kebutuhan hari ini. 

Itulah beberapa yang bisa saya sampaikan. Semoga muslimah hari ini bisa mengambilperannya dibeberapa bidang strategis karena muslimah hari ini seharusnya bukan hanya diam tetapi harus juga terlibat melihat beberapa kenyataan dan tantangan diluar. Seperti kutipan dariNajwa Shihab Banyak yang ingin jadi bintang di layar kaca, bahkan jadi obsesi dan cita-cita. Padahal tak mudah berperan di depan kamera, harus mengatasi berbagai dilema” dan juga ada kalimat menarik dari Marilyn Monroe “Dibalik Mackup dan dibelakang senyum saya hanya perempuan yang bedoa untuk dunia”. Dan sudah banyadalam catatan sejarah dunia bahwa perempuan muslimah yang telah berkiprah di ruang publik juga sangat banyak, seperti keteladanan yang diberikan oleh Sitti Aisyah Ra istri rasulullah, dengen kecerdasannya, Sitti Fatimah Azzahro Ra, putri rasullah dengan kebijaksanaan dalam keluarganya, seperti Sitti Muawiyah Ra dalam kelihaian dalam kepemimpinanannya, seperti Sitti KhodijahRayang sangat berperan dalam dakwah islam pertama kalinya dengan kekayaan dan perjuangannya.


*Penulis adalah kader PMII Pertanian Komisariat UPN Cabang Surabaya.

CARA MUDAH UPDATE POSTINGAN:

0 Response to "Inilah Esai Sahabati dini kader PMII Pertanian UPN Cabang Surabaya. For festival Muslimah Gresik 2017"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel