GERAKAN PENGHIJAUAN USIR SAKIT SEJAK DINI
August 31, 2017
Add Comment
Oleh: Muhammad Abbas*
Kesehatan secara umum merupakan definitif dari badan fit, bugar, dan bebas dari penyakit. Kesehatan sangat membantu kelancaran dalam aktivitas dan kreativitas manusia. Dampak kesehatan, membantu pula pada keseimbangan kerja otak. Dengan demikian sangat diperlukan sejak dini merawat kesehatan untuk bekal masa depan.
Namun banyak cara yang ditempuh manusia untuk memperoleh kesehatan sendiri. Mulai menggunakan herbalif, jamu tradisional, obat obatan, sampai pada prilaku sendiri semisal olah raga. Semua dilakukan demi kesehatan agar tubuh tetap bugar meski kadar dan efek kesehatan yang didapat beragam. ada yang bertahan seminggu, sebulan, bahkan ada yang cuma semalam untuk mengurangi sakit yang sudah merongrong.
Dari sekian banyak orang berupaya mendapatkan kesehatan, terdapat pemandangan menarik ditemukan di daerah jln. margorejo II G. Yakni "gerakan hijau" untuk mendapatkan kesehatan dengan menghirup udara segar. Cara yang dilakukan oleh warga RT 4 ini lebih mengedukatif dan efektif dibandingkan dengan cara diatas, sebab kesehatan yang didapat melalui cara penghijauan tidak hanya dirasakan oleh satu orang, melainkan sampai pada ribuan orang bahkan anak cucunya kelak.
Manfaat gerakan penghijauan tidak hanya kesegaran udara. Tetapi juga menghiasi pojok kampung dan tembok-tembok yang mulai mengelupas dengan warna-warni cat dan gambar-gambar kreatif yang terpampang di tembok tembok membuat suasana lebih nyaman dan asri. Sedangkan tumbuhan yang membuat mata kerasan memandang berlalu lalang di kampung ini, berupa pohon-pohon dan tanaman hias yang mampu bertahan lama. Sehingga tak perlu gonta-ganti tanaman dalam jangka waktu dekat.
Penghijauan merupakan paru-paru alam yang perlu dilestarikan. Alam sebagai kebutuhan manusia seyogyanya harus mendapat perhatian serius terhadap penebangan liar sebagai dampak terbaliknya. Tidak hanya di hutan hutan besar seperti Kalimantan, tetapi di pedesaan tidak kalah urgent-nya untuk diperhatikan. Karena jika tidak, maka berdampak pada kehidupan anak cucu kita pada tahun-tahun mendatang, seperti sulitnya mendapatkan air bersih, udara bersih, serta rasa aman dari bencana alam sendiri.
Warga menghiasi kampung melalui hasil swadaya, meski tidak semua warga partisipasi dalam penanaman dan pengecatan, tetapi hampir 70 penduduk ikut serta membiayai. Kesadaran warga pada penghijauan perlu mendapatkan apresiasi, karena gerakannya menginspirasi banyak pribadi. Bahkan proses awal sampai tahap final dikerjakan oleh warga sendiri, sebagai bukti membangun tidak selalu bergantung pada pemerintah. Meski idealnya pemerintah menjadi agent terdepan dalam hal ini.
Tumbuhan dan pohon - pohon kecil tidak hanya berfungsi sebagai atribut yang memperindah halaman, tetapi juga memberikanmemberikan support energi kesegaran pada oksigen yang dihirup setiap detik manusia. Oleh karena itu sudah saatnya melawan lupa pada pentingnya penghijauan. Baik di hutan, halaman rumah, atau ditempat umum lainnya.
Masyarakat pada umumnya masih minim memiliki kesadaran penghijauan, apa lagi di pedesaan yang sudah terbiasa hidup berdampingan dengan pepohonan, sehingga dengan leluasa menebang tanpa mempertimbangkan konsekuensinya.
Dampak buruk dari kelalaian penghijauan salah satunya pada pernapasan dan paru-paru. Akibatnya kesehatan pada tubuh sejak dini mulai terganggu. Oleh kerana itu, sangat penting menanamkan kesadaran sejak dini pada anak akan pentingnya membuat gerakan cinta alam serta menjaganya.
*Penulis adalah Aktivis PMII sekaligus Mahasiswa di UIN sunan Ampel Surabaya.
(Kontributor Mahasiswa Bergerak)



0 Response to "GERAKAN PENGHIJAUAN USIR SAKIT SEJAK DINI"
Post a Comment