Aliansi Mahasiswa UPN jatim aksi kecam terorisme di Rektorat kampus: UPN sterilisasi faham radikal
May 15, 2018
Add Comment
SURABAYA – Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, mahasiswa UPN “Veteran” Jatim yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Terorisme melakukan aksi solidaritas seribu lilin di depan gedung rektorat kemarin malam (14/05).
Wahyu Ajis Kurniawan, mahasiswa Fakultas Teknik yang juga menjadi koordinator aksi mengatakan bahwa aksi ini sebagai ekspresi kepedulian mahasiswa UPN “Veteran” Jatim terhadap korban aksi terorisme dan sebagai sarana untuk menyatakan diri bahwa mahasiswa UPN “Veteran” Jatim anti terorisme dan mengecam keras segala bentuk teror yang terjadi di masyarakat. “Kita sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus bela negara tentunya tidak boleh tinggal diam terhadap aksi terorisme yang meresahkan masyarakat. Aksi ini dilakukan untuk mengutuk segala bentuk terorisme yang akhir-akhir ini terjadi di maysarakat,” ujarnya.
Aksi solidaritas tersebut dilakukan dengan penyampaian orasi dari perwakilan semua organisasi yang hadir. Afiffudin Zuhri, Wakil Presiden BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam orasinya berujar bahwa kita perlu melakukan aksi ini untuk mendorong mental secara psikis dan psikologis supaya kita dan masyarakat berani untuk melawan segala tindak terorisme. “Sudah saatnya kita bersatu untuk berani melawan terorisme,” teriaknya, berapi-api.
“Mari kita semua bergandengan tangan, bersatu, mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di masyarakat. Karena agama apapun mulai dari Islam, Hindu, Kristen, Budha, sama sekali tidak membenarkan segala bentuk terorisme,” ujar Lukman, Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam orasi yang lain.
Selain orasi, massa aksi juga melakukan pembacaan beberapa puisi salah satunya puisi karya Gus Mus yang berjudul Sajak Atas Nama, yang dibacakan oleh M. Fahrul Faris, ketua UKM Pagar Nusa UPN “Veteran” Jatim.
Setelah melakukan serangkaian orasi dan pembacaan puisi serta doa bersama yang disertai penyalaan 1000 lilin, massa aksi melanjutkan kegiatannya dengan nonton bareng film “Kopi Susu” yang mengisahkan tentang orang yang beragama tapi tak lagi berTuhan.
Aksi solidaritas tersebut dihadiri oleh seratusan mahasiswa dari berbagai elemen, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada), dan Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) se-UPN “Veteran” Jatim. Massa aksi yang terlihat hadir dari organisasi intra kampus setidaknya dari BEM FISIP, BEM FEB, BEM FH, BEM FP, BEM Fasilkom, Himakom, Himatepa, HMAK, HMM, Himatifa, UKM Koperasi Mahasiswa, UKM Pers Mahasiswa, UKM Pagar Nusa, Kinne Komunikasi, dll. Organisasi mahasiswa daerah Ikamala (Ikatan Mahasiswa Lamongan), serta organisasi ekstra kampus seperti PMII dan HMI. (anw/fp)
Wahyu Ajis Kurniawan, mahasiswa Fakultas Teknik yang juga menjadi koordinator aksi mengatakan bahwa aksi ini sebagai ekspresi kepedulian mahasiswa UPN “Veteran” Jatim terhadap korban aksi terorisme dan sebagai sarana untuk menyatakan diri bahwa mahasiswa UPN “Veteran” Jatim anti terorisme dan mengecam keras segala bentuk teror yang terjadi di masyarakat. “Kita sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus bela negara tentunya tidak boleh tinggal diam terhadap aksi terorisme yang meresahkan masyarakat. Aksi ini dilakukan untuk mengutuk segala bentuk terorisme yang akhir-akhir ini terjadi di maysarakat,” ujarnya.
Aksi solidaritas tersebut dilakukan dengan penyampaian orasi dari perwakilan semua organisasi yang hadir. Afiffudin Zuhri, Wakil Presiden BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam orasinya berujar bahwa kita perlu melakukan aksi ini untuk mendorong mental secara psikis dan psikologis supaya kita dan masyarakat berani untuk melawan segala tindak terorisme. “Sudah saatnya kita bersatu untuk berani melawan terorisme,” teriaknya, berapi-api.
“Mari kita semua bergandengan tangan, bersatu, mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di masyarakat. Karena agama apapun mulai dari Islam, Hindu, Kristen, Budha, sama sekali tidak membenarkan segala bentuk terorisme,” ujar Lukman, Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam orasi yang lain.
Selain orasi, massa aksi juga melakukan pembacaan beberapa puisi salah satunya puisi karya Gus Mus yang berjudul Sajak Atas Nama, yang dibacakan oleh M. Fahrul Faris, ketua UKM Pagar Nusa UPN “Veteran” Jatim.
Setelah melakukan serangkaian orasi dan pembacaan puisi serta doa bersama yang disertai penyalaan 1000 lilin, massa aksi melanjutkan kegiatannya dengan nonton bareng film “Kopi Susu” yang mengisahkan tentang orang yang beragama tapi tak lagi berTuhan.
Aksi solidaritas tersebut dihadiri oleh seratusan mahasiswa dari berbagai elemen, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada), dan Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) se-UPN “Veteran” Jatim. Massa aksi yang terlihat hadir dari organisasi intra kampus setidaknya dari BEM FISIP, BEM FEB, BEM FH, BEM FP, BEM Fasilkom, Himakom, Himatepa, HMAK, HMM, Himatifa, UKM Koperasi Mahasiswa, UKM Pers Mahasiswa, UKM Pagar Nusa, Kinne Komunikasi, dll. Organisasi mahasiswa daerah Ikamala (Ikatan Mahasiswa Lamongan), serta organisasi ekstra kampus seperti PMII dan HMI. (anw/fp)

0 Response to "Aliansi Mahasiswa UPN jatim aksi kecam terorisme di Rektorat kampus: UPN sterilisasi faham radikal"
Post a Comment